Alasan-Alasan Unik Netizen yang Mengaku Susah Menabung

Menabung pangkal kaya, mungkin sedari kecil kalimat tersebut sering diucapkan oleh orang tua hingga tertanam dalam benakmu. Menabung memang hal punya banyak keuntungan, maka gak heran kalau orang tua kita mengajarkannya sejak dulu. Selain bertujuan untuk mengamankan arus keuangan bulanan, uang tabungan juga bisa digunakan sebagai dana darurat di keadaan mendesak.

Meskipun banyak yang mengetahui hal ini, kenyataannya masih banyak yang mengeluh karena kesulitan menyisihkan penghasilan mereka. Ada saja godaan untuk belanja, nongkrong di mal, hingga berburu diskon. Akhirnya, gaji bulanan habis sebelum akhir bulan tiba. Pernah merasa demikian?

Tenang, kamu ga sendirian! Banyak orang Indonesia yang merasakan hal sama, terbukti dari cuitan mereka tentang susah menabung di Twitter berikut ini. Kira-kira, apa saja ya yang membuat netizen Indonesia susah menabung? Yuk, disimak!

Nah, hati-hati buat kamu yang susah buat nolak tawaran buka bersama Ramadan nanti!

Susah nabung karena cicilan dan tagihan menggunung. Hayo, Mbak nya sudah bikin rencana anggaran bulanan belum?

Yang ini ga jelas habisnya buat apa.

Hayoo, uangnya dibuang buat apa aja?

Hal tak terduga memang cukup menguras biaya secara gak sadar!

Sarapan bubur ayam aja, lebih murah meriah!

Gengsi untuk memenuhi gaya hidup tinggi cuma bisa bikin gigit jari.

Godaan belanja sering menggoyahkan tekad untuk nabung! Pasti banyak yang senasib dengan Mbak nya.

Nah, itu dia cuitan netizen Indonesia di Twitter yang mengaku susah menabung. Kalau diperhatikan lagi, penyebab utama mereka susah menabung adalah karena sulit menahan godaan untuk nongkrong atau belanja.

Mereka juga tidak membuat anggaran bulanan sehingga penghasilannya habis untuk membayar cicilan, atau untuk biaya keperluan mendadak. Alhasil, tidak ada sisa dana untuk ditabung. Kamu juga mengalami hal ini? Saatnya untuk mengubah kebiasaan!

Daripada waktumu habis untuk main media sosial, manfaatkan smartphone milikmu untuk mengatur finansial dengan Lime, sebuah aplikasi pengatur keuangan buatan lokal. Kamu tinggal mengunduh aplikasi pengatur keuangan tersebut di Google Play Store, sambungkan profil Facebook atau email, dan hubungkan akun internet banking-mu, maka Lime bisa langsung mencatat seluruh transaksi pemasukan dan pengeluaran yang terjadi pada rekening yang telah disambungkan.

Dengan Lime, kamu bisa dengan mudah memonitor penghasilan dan pengeluaran per bulan. Tanpa mencatat pengeluaran satu per satu, kamu bisa menganalisis cash flow dan mengetahui pos pengeluaran mana yang paling membuatmu boros.

Sehingga ketika mau berhemat dan mulai menabung, kamu tahu pengeluaran mana yang bisa dipangkas dan dialokasikan untuk pos tabungan. Tentukan juga perkiraan anggaran bulananmu di dalam aplikasi, jika pengeluaranmu mulai mendekati batas yang telah ditentukan, Lime akan mengirim notifikasi peringatan.

Dari seluruh catatan pemasukan dan pengeluaranmu, kamu bisa tahu potensi kreditmu karena Lime akan memberikan penilaian skor kredit dari A hingga E berdasarkan rekam jejak transaksimu. Sehingga jika kamu mau mengajukan pinjaman nantinya, kamu punya gambaran akan diterima atau ditolaknya pengajuanmu tersebut.

Gak ada lagi alasan susah menabung dengan aplikasi pengatur keuangan Lime karena kamu bisa mengatur keuangan kapanpun dan dimanapun melalui smartphone-mu! Gak perlu khawatir soal keamanannya karena semua datamu akan dienkripsi dengan sistem keamanan setara bank. Yuk, download aplikasi pengatur keuangan Lime sekarang! Gratis!

 

Share this article
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *